>PERAN PERKADERAN DALAM PEMBENTUKAN PRIBADI KADER 75


>Setelah melalui Darul Arqom Dasar, proses perkaderan pertama dan utama bagi Mahasiswa Muhammadiyah, kita bagaikan adonan yang ditempa dan dicetak sehingga dapat disajikan sebagai kader yang unggul dan siap bertarung di masa depan. Apapun yang terjdi dalam DAD, mulai tidak bisa tidur, makanan porsi minimalis, hingga tempat yang jauh dari kata nyaman menjadikan diri kita sebagai kader yang benar-benar siap.

Terlepas dari penyebab segala ketidaknyamanan tersebut, tentu terdapat manfaat dan hikmah jika kita mau berprasangka baik. Jauhnya lokasi diibaratkan sebagai kesiapan seorang kader menghadapi tantangan dalam berjuang. Rasa ngantuk diibaratkan sebagai hambatan mencapai tujuan perjuangan. Porsi makan yang minimalis sebagai isyarat bahwa seorang kader harus bersifat “Nriman”. Bangun malam dibaratkan sebagai kesiapan mujahadah kader melawan hawa nafsu menuju perjuangan. Serta berbagai kejadian lain yang tentu terdapat hikmah yang terkandung didalamnya.

Namun setelah semua itu kita lalui, kita dinyatakan lulus DAD, kitapun dinyatakan siap bertempur sebagai seorang kader, lantas apa yang harus kita lakukan?. Hal tersebut tentu akan terjawab jika perhatikan seluruh materi yang telah disampaikan dalam DAD. Seorang kader kompeten tentu kader yang memiliki kemampuan praktis terhadap materi tersebut. Saya tidak mengatakan kemampuan teoritis, namun kemampuan praktis dimana kader tersebut benar-benar siap mempraktikkan apa yang ia dapat dalam DAD.

Jika kita mau melihat ke dalam perasaan dan pemikiran pribadi masing-masing, ketika muncul pertanyaan tentang “Apa tanggung jawab seorang kader?” tentu kita sudah berfikir tentang tataran praktisnya. Apa yang kita bayangkan tersebut mungkin berbeda dengan apa yang dibayangkan teman yang duduk di samping kita, namun apabila kita berusaha mewujudkan hal positif yang kita bayangkan mengenai tanggung jawab kader tersebut tentu hal tersebut dapat sebagai solusi pribadi pertanyaan di atas.

Maka, hal yang perlu kita pikirkan sebagai seorang kader, adalah bagaimana cara dan strategi membawa ikatan kita ini menuju ikatan yang lebih baik pada masa mendatang, menjdi ikatan percontohan serta menjadi ikatan yang siap berjuang dan melahirkan kader-kader penerus kejayaan ummat. Jayalah IMM … JAYA!!

Leave a comment