>Cemburu itu Perlu 25


>Banyak orang mengatakan bahwa cemburu merupakan bagian daripada iman. Sebagian lagi mengatakan bahwa cemburu adalah pemanis sebuah hubungan. Namun apa yang menjadi realita saat ini rasanya jauh dari apa yang pernah disampaikan oleh banyak orang tersebut. Cemburu menjadi sebuah bara yang akan membakar keutuhan rumah tangga.

Lantas bagaimana sejatinya kita harus menyikapi rasa cemburu?

Seorang istri merasa cemburu kepada suami dikarenakan suaminya tampak dekat dengan seorang perempuan lain, missal B. Ini yang menjadi contoh utama. Dalam keadaan tidak terkontrol dan nefthink, maka istri akan marah kepada suami, melabrak suami bahkan minta cerai. Dalam kondisi terkontrol dan pofthink, ia akan merenung dan berfikir, apa yang menyebabkan suaminya berpaling kepada perempuan lain, apa yang harus saya lakukan agar suaminya kembali ke pelukannya, serta bisakah suaminya menemukan dalam dirinya apa yang selama ini dicari oleh suaminya dari perempuan lain tersebut.

Cemburu yang pertama hanya akan membahagiakan syetan dengan jilatan api yang akan memberangus indahnya jalinan kasih saying, namun cemburu yang kedua akan membawa kedua belah fihak kea rah kesempurnaan dan mengantarkan keduanya dalam ikatan yang semakin erat di bawah payung cinta.

Sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.

Leave a comment