>Kata Mutiara Untuk Istri 53


>

tidak sedikit agenda di Televisi yang menyajikan tayangan motivasi. Kita tentu akan dapat belajar dari tayangan tersebut. kita dapat menyimak, Meresapi (“S” nya satu aja, jangan Meres-Sapi) serta kemudian mengamalkan pesan dan petuah dalam tayangan tersebut. Selain itu, materi dari tayangan tersebut dapat kita hafalkan untuk kemudian kita sampaikan kepada orang lain, sehingga manfaat dan pahala dari tayangan ini dapat terus mengalir kepada seluruh masyarakat.

Parman yang barusan nonton tayangan Motivasi ala Maryo Tegar bermaksud membagi ilmunya kepada istri tercintanya yang kebetulan tadi tidak sempat ikut menonton acara motivasi di TV, ia bermaksud menyampaikan sebagian dari kata-kata Maryo Tegar di TV kepada istrinya..

P : Parman

I : Istrinya

P : Sayang, di hari ibu ini, aku punya kata mutiara untukmu,, maukah kau mendengarkannya??

I : Iih,, abang,, ayo bang, bacain aja,, saya dengerin deh..

P : Sesungguhnya, hari-hari terindah dalam kehidupanku, adalah saat aku bersama seorang wanita,, tahukah engkau siapa dia?? ia bukanlah putriku,, ia juga bukan istriku,,

mendadak parman lupa bagaimana kelanjutannya, ia mencoba memejamkan mata sejenak untuk mengingat kembali kalimat dari motivator tadi,, saat ia membuka mata, ia tengah berada di Rumah Sakit dengan kepala diperban akibat lemparan benda keras di kepalanya,, Padahal ia baru saja ingat bahwa kalimat terusan dari kata mutiara tersebut adalah,,Namun Ia Adalah Ibuku“..

@all : Kertas dan bolpoin terkadang bisa menjadi pelindung bagi mereka yang pelupa..

Leave a comment