Dari Dahlan Iskan hingga Class Mild 20


Peristiwa kemarahan Dahlan Iskan yang menghebohkan berbagai media sebagaimana tulisan saya sebelumnya, membuat banyak orang berfikir. Strategi kemarahan yang ia lampiaskan dengan memberikan akses masuk tol secara gratis tentu menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat awam seperti saya. Tindakan yang ia lakukan mungkin terkesan sangat aneh.

Harusnya ia langsung saja mendamprat Jasa Marga yang dirasa kurang tegas menjalankan peraturan. Atau bisa saja ia langsung konferensi pers, lalu curhat kepada masyarakat sebagaimana perilaku para petinggi negara ini. Namun ia tidak melakukan semua itu. Ia lebih suka mengunakan cara yang "Talk Less, Do More" Bahkan apa yang ia lakukan dengan membuka jalan tol dan memberikan akses lewat sudah tergambar semua dalam iklan berikut :

 

 

Sayangnya teori "talk less do more" tak pernah dipakai pejabat, hanya biasa digunakan penjahat.Semoga setelah kejadian ini dapat menjadikan prinsip "Talk Less Do More" dipakai oleh semua pihak, dari sisi paling bawah hingga pada tingkat ujung paling atas. Amin. 

Leave a comment