Air, Api, Angin, Bumi dan Aku 12


AIR

  • Di sebuah daerah, para petani menunggu kehadirannya karena yakin air adalah sumber kehidupan. Air sangat mereka harapkan untuk menumbuhkan padi yang baru saja mereka tanam.
  • Keesokannya, ratusan manusia mati karena air yang meninggi lalu menghajar dan meluluhlantakkan lingkungan, menerjang setiap bangunan yang berdiri dan merusak apa saja yang ditemui.

API

  • Di sebuah pasar, seorang ibu tentu sangat memerlukannya untuk menanak nasi dan mengolah lauk pauk yang awalnya dalam kondisi mentah menjijikkan menjadi santapan yang dapat ia jual untuk menghidupinya.
  • Keesokannya, api tampak menjulang tinggi, membakar dan menghanguskan apapun yang dijilatnya dan meninggalkan puing-puing yang tak ada harganya.

ANGIN

  • Siapa yang tidak memerlukannya untuk mengisi kantung paru-parunya. Bahkan saat suhu mulai memanas, ia biasa dicari-cari untuk sekedar mendapat suasana yang sepoi guna mengusap keringat.
  • keesokannya, udara tersebut nampak menggumpal menjadi raksasa yang berjalan berputar-putar seakan sanggup mengangkat dan menghempaskan benda yang ia lewati .

BUMI

  • sekelompok manusia menjadikannya sebagai lokasi tempat ia tinggal. Ia bangun rumah di atasnya, berdiri menginjaknya dan juga bercocok tanam serta mencari penghidupan darinya.
  • keesokannya, gemuruh menandakan sesuatu yang turun dengan deras, cepat dan keras dari atas bukit menuju lokasi perumahan warga di bawahnya serta mencabut puluhan jiwa yang berdiam di sana.

AKU

  • mereka menganggapku …………………….
  • keesokannya, …………………………………..

Leave a comment