Mengatahui Kejujuran Seseorang Melalui Mata 30


Pepatah lama mengatakan bahwa "Mata adalah jendela jiwa" mungkin terlalu klise alias lebay, tapi hal tersebut itu sejatinya adalah benar. Mata secara otomatis diatur oleh otak dan memberikan banyak petunjuk ke dalam pikiran seseorang.

Lhat pupil seseorang. Ketika seseorang melihat orang yang mereka tertarik dalam beberapa hal, pupil mereka akan melebar. Saat pupil tumbuh lebih besar, mereka akan memantulkan cahaya lebih banyak dan tampak berkilau. Reaksi sadar sering dirujuk dalam banyak lagu-lagu cinta dan puisi. Jika pupil membesar selama percakapan maka merupakan indikator bahwa orang yang menyukai apa yang dia dengar dan lihat. Namun, respon pelebaran pupil juga bisa dipicu oleh rasa takut dan marah,  sehingga ketahui konteksnya dalam hal ini.

Cara mudah untuk mengetahui apakah seseorang gugup atau berbohong adalah melalui kontak mata. Jika seseorang menghindari kontak mata, maka ini biasanya akibat tidak takut. Jika percakapan santai dan tidak ada alasan yang jelas untuk kegelisahan, maka itu merupakan indikator bahwa orang mungkin tidak jujur. Indikator lain adalah sudut pandangan mata. Hal ini yang akan kita bahas.

  • Lurus ke depan

Mata melihat ke depan adalah sebuah bahasa yang sering kali menandakan ketertarikan, rasa suka, minat, dan  kecocokan. Apalagi ditambah pupil yang membesar. Kalau pupil mengecil atau bahkan kosong, berarti ia sedang dalam kesedihan, kegalauan dan rasa bingung.

  • Lurus ke atas

Mata melihat ke atas adalah sebuah bahasa yang sering kali menandakan kebosanan dan ketidak cocokan dengan pembahasan kemudian mengasyikkan diri dengan sebuah imajinasi tertentu.

  • Atas kanan

Seseorang yang memandang ke atas kanan  sebenarnya sedang mengingat memori visual atau sebuah gambar. Mintalah seseorang untuk menggambarkan seseorang, maka ia akan kelihat ke kanan atas.

  • Atas kiri

Seseorang yang melihat ke atas kiri maka mereka sebenarnya sedang membentuk visual imajiner alias berimajinasi membangun sebuah gambar di benak mereka. Mintalah seseorang untuk membayangkan sesuatu, mereka akan melihat ke atas kiri. Dalam hal ini, jika seseorang diperintah untuk mengingat sebuah gambar namun memandang ke atas kiri maka gambar yang  ia bentuk bukanlah gambar nyata yang diambil dari visual memory, tetapi hanya gambar imajinasi, dalam arti lain ia sedang berbohong.

  • Lurus ke kanan

Saat seseorang melihat lurus ke kanan mereka sedang membuka audio memory alias mengingat suara dari memori mereka. Mintalah seseorang untuk mengingat sebuah lagu, maka mereka akan melihat ke kanan.

  • Lurus ke kiri

Orang membangun kreasi suara atau audio imajiner saat mereka melihat ke kiri. Saat seseorang membayangkan suara baru yang belum dikenal atau menggabungkan sebuah melodi matanya akan bergerak ke kiri. Mintalah seseorang untuk membayangkan suara klakson mobil di dalam air, mata mereka akan memandang ke kiri. Dalam hal ini, jika seseorang diperintah untuk mengingat perkataan seseorang yang dikatakan langsung padanya namun memandang ke atas kiri maka suara yang  ia keluarkan bukanlah bunyi nyata yang diambil dari audio memory, tetapi hanya kalimat imajinasi, dalam arti lain ia sedang berbohong.

  • Bawah kanan

Seseorang yang melihat ke bawah kanan sedang memiliki percakapan internal di dalam benaknya. Mereka sedang berbicara dengan diri mereka sendiri. Dengan kata lain mereka membentuk sebuah perasaan kreatif atau kinestetik imajiner. Jika seseorang ditanya tentang perasaan seandainya ia diberi uang sejuta berbentuk receh, maka seharusnya ia memandang pada arah ini. Namun jika ditanya bagaimana perasaannya saat pesta tahun baru kemarin, maka jika ia memandang arah ini berarti ia sedang berbohong.

  • Bawah kiri

Jika seseorang melihat ke bawah kiri, mereka sedang mengingat memori perasaan atau kinestetik memory. Misalnya bagaimana perasaannya terhadap suatu hal yang telah terjadi. Tanyakan seseorang apa yang dirasakannya pada saat ulang tahunnya, maka mereka akan melihat ke bawah kiri sebelum menyampaikannya kepada anda.

  • Lurus ke bawah

Seseorang yang memandang ke bawah sedang menunjukkan bahwa mereka sedang bersikap patuh, atau bisa pula tidak nyaman. Orang biasanya akan melihat ke bawah saat mereka malu atau tidak menginginkan sebuah pembicaraan.

 

Leave a comment