Mantra dan Dzikir, Solusi Tepat Menenangkan Pikiran 6


Jangan kau biarkan diriku
jangan kau lepaskan tanganku
dalam mantramu kan terhenti dosa
dalam mantra.. dalam mantra

Jangan kau biarkan hatiku
jangan kau tinggalkan langkahku
dalam mantramu ku hilangkan dosa
dalam mantra.. dalam mantra

–=–

 

Dua bait di atas merupakan penggalan lagu dari Anggun C Sasmi yang berjudul Mantra. Lagu tersebut pernah menjadi lagu nge-hits di masanya, bahkan masih terasa asyik didengar sampai sekarang. Sebenarnya, apa yang disebut dengan MANTRA?

Banyak di antara kita yang memahami bahwa mantra adalah sebuah kalimat yang apabila diucapkan dapat membawa efek tertentu, misalnya membuat orang lain terpikat, menjadikan orang lain tunduk pada perintah pembacanya, dan lain sebagainya. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya benar dan tidak pula sepenuhnya salah.

Kata Mantra berasal dari bahasa sansekerta Manas dan Yantra. Manas artinya, pikiran. Yantra artinya, alat. Mantra, tidak seperti yang dikenal orang sebagai jampi-jampi. Menilikdua kata di atas, maka mantra mempunyai arti “alat untuk menenangkan pikiran”. Kata-kata apa pun yang bisa menenangkan pikiran manusia dapat dikategorikan sebagai Mantra.

Konsep ini ditemui hampir di semua agama maupun aliran kepercayaan. Biasanya agama mengajarkan kalimat-kalimat tertentu yang dapat membawa ketenangan dalam berfikir sehingga fikiran menjadi lebih rileks. Dalam islam, hal tersebut dapat diidentikkan dengan Dzikir. Dalam salah satu firman-Nya, Allah berfirman "Ingatlah, dengan mengingat Allah (dzikrullah) maka hati akan tenang".

Tentu dalam hal ini yang dimaksud hati bukanlah hati dalam wujud fisik (liver), namun hati dalam arti metafisik, yakni fikiran atau boleh juga diartikan jiwa. Islam mengajarkan banyak dzikir yang tentu dapat membawa ketenangan jiwa, misalnya dengan takbir (allahu akbar), tahlil (la ilaha illallah), dan lain sebagainya.

Manifestasi dari dzikir tersebut secara jelas dapat membuat pikiran lebih tenang dan tentu lebih mendekatkan diri kepada Sang Penguasa alam semesta. Apabila pikiran dalam kondisi yang tenang maka kehidupan tentu akan lebih mudah dijalani dan apa yang menjadi pekerjaan akan ebih mudah dilaksanakan. Selain itu harapan dan keinginan manusia tentu akan lebih mudah terkabul. Ini yang kemudian dipahami masyarakat bahwa mantra dapat mengabulkan keinginan.

Maka, jadikanlah dzikir sebagai rutinitas dan mantra untuk lebih mempermudah dan memperindah kehidupan.

 

Salam.

 

 

Leave a comment