Dunia Tanpa Islam, Akankah Jadi Lebih Damai? 7


Judul: A World Without Islam

Penulis: Graham E. Fuller

Penerbit: Back Buy Books

Tahun terbit: 2012

ISBN: 978-0-316-20106-3

Halaman: 385

==÷×÷==

Ah, ini buku yang haram dibaca oleh siapapun yang tak mau berimajinasi, atau oleh siapa yang tanpa beraksi tapi langsung ejakulasi, membaca dari judul tanpa narasi namun seolah paham isi, dan oleh siapa saja yang belum sarapan nasi atau makan roti maupun sekedar minum kopi, apalagi jika semenjak pagi hanya nglamuti terasi.

==÷×÷==

Tanpa Islam, akankah dunia menjadi damai? Jawabnya, tidak. Ketiadaan Islam bukan merupakan jaminan atas kedamaian dunia. Bahkan, keberadaan Islam adalah untuk memberikan garis pedoman bagaimana berlaku damai di dunia. Hal tersebut akan terwujud apabila seluruh muslim melaksanakan ajaran Islam dengan sebenar-benarnya, tanpa ditunggangi isu dan kepentingan pragmatis lain.

Tanpa keberadaan Islam, Para perusuh tentu akan mencari cara lain untuk menjadi alasan pembenar atas kerusuhan mereka. Boleh jadi dengan isu agama selain Islam, atau boleh jadi menggunakan isu non agama, misal nasionalitas, dan sebagainya.

==÷×÷==

Dalam bukunya tersebut, Graham Fuller menulis :
” This book will argue the case from opposite directions. If there had never been an Islam, if a Prophet Muhammad had never emerged from the desert of Arabia, if there had been no saga of the spread of Islam across vast parts of Middle East, Asia, and Africa, wouldn’t the relationship between the West and the Middle East today be entirely different? No, I argue, it might actually be quite similar to what we see today”
Pada intinya, Graham Fuller, berpendapat bahwa jika pun Islam tidak pernah ada, dunia khususnya hubungan Barat (Amerika) dan Timur Tengah akan tetap seperti yang kita lihat saat ini.

==÷×÷==

Catatan ringan pada senin pagi, menemani agenda sarapan baik dengan nasi, roti, ataupun sekedar kopi.

image

Leave a comment