Rashdul Qiblat Tahap 2, Momentum Terakhir Meluruskan Arah Kiblat Menggunakan Cahaya Matahari pada Tahun 2016. 7


Pada tanggal 15 Juli 2016, terdapat peristiwa menarik dalam ilmu Astronomi, dimana matahari berada tepat di atas Ka’bah. Peristiwa tersebut biasa disebut Istiwa A’zham (persinggahan utama) atau lebih dikenal dengan nama Rashdul Qiblat (petunjuk arah kiblat). Berdasarkan perhitungan ilmu Hisab, diketahui bahwa dalam satu tahun, matahari dua kali berada di atas Ka’bah. Pertama, pada tanggal 27 Mei pukul 12 menit 17 detik 52 waktu makkah pada tahun kabisat, atau 28 Mei pukul 12 menit 17 detik 59 waktu makkah pada tahun reguler (non kabisat). Kedua pada tanggal 15 Juli pukul 12 menit 26 detik 42 waktu makkah pada tahun kabisat, atau 16 Juli pukul 12 menit 26 detik 48 waktu makkah pada tahun reguler (non kabisat). Dalam peristiwa tersebut, dikarenakan matahari berada tepat di atas ka’bah, maka seluruh bayangan di muka bumi akan membelakanginya.

Untuk Rashdul Qiblat tanggal 15 Juli 2016 ini akan berlangsung pukul 16.26 Waktu Indonesia Barat atau pukul 17.26 Waktu Indonesia Bagian Tengah. Adapun masyarakat yang berada pada daerah Indonesia bagian timur dipastikan tidak dapat menyaksikan peristiwa ini dikarenakan saat berlangsungnya Rashdul Qiblat, waktu setempat menunjukkan pukul 18.26 dan matahari sudah tenggelam, sehingga tidak dapat memancarkan cahayanya kepada daerah tersebut.

Bagi anda yang ingin meluruskan kiblat shalat untuk masjid, mushalla ataupun tempat shalat di rumah, maka anda dapat memanfaatkan kesempatan tersebut. Caranya, letakkan tongkat setinggi +- 50 cm – 1 m dan diberdirikan tegak lurus pada tempat yang datar dan terkena sinar matahari kemudian tunggu hingga saat Rashdul Qiblat. Anda dapat pula menggunakan bayangan bangunan, menara masjid dan sebagainya asalkan bayangan tersebut benar-benar berdiri tegak lurus. Pastikan pengukur waktu yang anda gunakan sesuai dengan waktu global, misal dengan menggunakan jam yang terkoneksi menggunakan sinyal internet/handphone, jam televisi dan sebagainya. Apabila tepat waktu Rashdul Qiblat, maka buat garis pada bayangan yang dibentuk oleh tongkat tersebut. Toleransi dari waktu Rashdul Qiblat +- 2 menit. Terakhir, sesuaikan arah kiblat di masjid, mushalla maupun tempat shalat di rumah dengan garis yang telah anda buat tersebut. Anda dapat menggunakan bantuan kompas, tali, dan sebagainya.

 

Leave a comment