Algoritma Itu Apa?


Saya benar-benar buta tentang bagaimana algoritma di internet itu dibuat.

Tadi pagi, sambil menunggu sarapan tersaji, saya menonton TV swasta (pakai antena biasa) menayangkan beberapa hal, antara lain daerah yang “melawan” gravitasi. Saya hanya menonton, sambil komentar dikit di obrolan ringan bersama istri & anak.

Usai sarapan, tidak biasanya saya (yang saat itu sudahberpakaian dinas dan bersepatu) membakar sampah di depan rumah. Ada sisa korek gas yang masih ada isinya tapi pemantiknya rusak, sy bakar sekalian dan saya tahu pasti akan meledak kecil. Dalam hati merenung, “bagaimana kalau dalam jumlah banyak ya?”.

Dua hal tadi tidak bersinggungan dengan dunia maya. Bahkan, di kasus bakar korek, hanya ada dalam suara hati (krentek). Than, tidak sampai lima jam kemudian, di halaman depan aplikasi Youtube Mobile saya memunculkan dua hal tersebut. Ada peran kalkulator algoritma di sini.

Yang saya tahu, algoritma mengukur hal yg biasa dicari dan dibuka di internet. Lha dua hal tadi sama sekali tidak berhubungan dengan internet. Bahkan, hal yang kedua samasekali tidak terucap serta melakukan di luar rumah serta tidak membawa HP. Lagi pula, bakar sampah pagi hari bukanlah kebiasaan sy.

Bagaimana algoritma di internet berperan?
Apakah internet juga sudah bisa membaca suara hati?
Apakah internet nantinya bisa meramal hal2 teknis yang akan terjadi kemudian?
Apakah internet juga tahu jawaban dari kata “terserah” dari gadis yg ditawari makan di berbagai restoran?