Tips dan Trik memenangkan Flash-Sale di Aplikasi Jual Beli Online


Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) telah tiba. Flash-Sale digelar oleh berbagai penyedia jasa jual-beli online. Bukalapak, Shopee, Tokopedia, Lazada, JD.id, Blibli dan berbagai platform online shopping lain berloma memanjakan para pemburu diskon melalui penjualan dengan diskon yang cukup menggiurkan namun dalam tempo yang sangat cepat.

Sebagaimana catatan saya sebelumnya, nongkrong di kolom flash sale di berbagai platform olshop menjadi hal yang cukup menarik untuk cuci mata. Nah, bagi anda yang ingin mendapat barang idaman di flash-sale, sebaiknya perhatikan 7 tips berikut :

  1. Pahami cara beli online. Mustahil bisa mendapatkan barang yang diminati di flash-sale jika tidak memahami cara pembelian pada aplikasi yang dimaksud. Pada prinsipnya, proses pembelian sama seperti belanja di mall., yakni pertama, melihat-lihat spesifikasi suatu barang. Jika sesuai dengan yang diharapkan kemudian dimasukkan keranjang (troli), setelah itu melakukan “checkout” dengan memilih tujuan pengiriman dan jasa kurir yang ingin digunakan, memasukkan kode promo/kupon jika ada, memilih cara pembayaran (transfer, melalu ind*maret, dll), selesai. Meskipun secara garis besar sama, namun beberapa olshop memiliki urutan yang berbeda.

 

  1. Gunakan hardware dan software yang handal. Anda dapat menggunakan smartphone maupun PC (komputer) untuk berburu flash-sale. Namun pastikan hardware dan software yang menjadi senjata anda memiliki kualitas yang mumpuni. Tidak ada persyaratan teknis spesifikasi minimal yang digunakan, tetapi semakin cepat maka itu semakin bagus. Kekuatan hardware penting agar saat membuka aplikasi dan berburu flash-sale senjata anda tidak mogok maupun hang. Kekuatan software baik itu kecepatan internet maupun ketersediaan aplikasi juga penting. Jika anda menggunakan PC, pastikan anda telah login pada aplikasi olshop yang dituju. Jika pakai Smartphone, biasanya secara otomatis login. Jika belum punya akun, ataupun lupa password, sebaiknya diselesaikan sebelum berniat berburu flash-sale.

 

  1. Bidik Barang Idaman Anda. Di beberapa olshop, disediakan kolom untuk mengintip macam-macam barang yang akan dijadikan flash-sale pada gelombang selanjutnya. Lazada, shopee dan Bukalapak misalnya. Uniknya, mereka juga memiliki fitur pengingat. Artinya, jika anda mengintip barang yang akan dijual pada flash-sale, anda dapat mengatur agar anda diingatkan melalui notifikasi beberapa menit sebelum pelaksanaan flash-sale.

 

  1. Pilih yang minim peminat, dan/atau yang paling banyak stok. Pada beberapa platform, tertera berapa orang menyatakan berminat berebut barang yang ada pada flashsale. Tentu, semakin sedikit peminat berarti semakin besar pula kemungkinan untuk menang. Beberapa aplikasi pun terkadang memberikan info stok yang akan dikeluarkan. Semakin banyak stok dan sedikit peminat, maka semakin besar kemungkinan mendapatkan barang tersebut. Akan tetapi, kembali pada teori dasar flash-sale, barang yang memiliki nilai tinggi biasanya memiliki stok sedikit namun diminati oleh banyak orang.

 

  1. Siapkan waktu yang tepat. Karena barang yang dijual pada flash-sale sifatnya terbatas, sementara peminatnya mencapai ribuan maka anda harus memilih waktu yang betul-betul tepat untuk membuka aplikasi anda. Satu detik menjadi benar-benar sangat berarti. Catat jam-jam pelaksanaan flash-sale. Shopee saat ini melakukan flashsale hingga 8 gelombang, yakni pukul 00.00, 03.00, 06.00, 09.00, 12.00, 15.00, 18.00 dan 21.00. Lazada tampil dengan lebih gila dengan flash-sale lebih banyak , yakni pukul 00.00, 04.00, 08.00, 10.00, 12.00, 14.00, 16.00, 18.00, 20.00 dan 24.00 (untuk kali ini, penulis bingung. Apa bedanya 24.00 dan 00.00?) Bukalapak membuka gelombang Flashsale (flashdeal) pukul 08.00, 11.00, 14.00 dan 17.00. JD.Id melakukan flashsale tiap dua jam, pada 10.00, 12.00, 14.00, 16.00, 18.00, dan seterusnya. Blibli melakukan flashsale setiap hari pukul 10.00-22.00 dan tampaknya tidak secara bergelombang. Sementara itu tokopedia meskipun tidak bisa mengintip barang apa yang muncul pada flashsale gelombang berikutnya, sepertinya tokped melakukan flashsale pada pukul 08.00, 12.00 dan 18.00.

 

  1. Pastikan harga yang ditawarkan benar-benar diskon. Untuk beberapa barang dengan harga yang terlihat “sangat amat murah sekali” (pemborosan kata untuk menunjukkan betapa murahnya barang tsb), dapat dipastikan ia benar-benar didiskon. Akan tetapi serng ditemukan beberapa barang yang harganya dinaikkan dahulu sebelum kemudian didiskon, sehingga ia tidak benar-benar murah sebenarnya. Bukun ketelitian dalam hal ini.

 

  1. Siapkan saldo online. Untuk semakin mempercepat checkout dalam transaksi, sebaiknya siapkan saldo online. Meskipun barang yang ada di flashsale telah anda masukkan dalam keranjang belanja, bahkan sudah checkout, sejatinya barang anda belum seratus persen aman. Beberapa platform belum mengurangkan stok barang yang anda ambil, sehingga bisa saja diambil oleh orang lain yang mampu checkout dan membayar lebih cepat. Pilihan terbaik adalah saldo online yang dimiliki oleh aplikasi tersebut. Bukalapak menggunakan DANA, shopee dengan shopeePay, tokopedia dengan OVO, dan sebagainya. Sebenarnya, cukup banyak manfaat yang bisa diambil dengan adanya dana online. Dana yang ada di tokopedia misalnya, kita bisa menggunakan OVO untuk berbelanja di Tokopedia, Matahari Mall, hingga untuk membayar grab. Jika anda tidak memiliki saldo online, setidaknya anda memiliki akun ebanking, mbanking, sms-banking atau yang sejenisnya. Karena jika anda harus mengirim dana dengan berlari ke ATM, atau minimarket, apalagi secara tunai melalui teller (dan antri pula) maka hampir dapat dipastikan barang idaman akan terlepas dari buruan.

 

Nah, itu tadi sedikit tips dan trik berburu flashsale. Selamat menikmati Hari Belanja Online Nasional.