Medsos Dibatasi, Akibat Hoax Makin Tak Terkendali


Medsos Dibatasi Akibat Hoaks Tak Terkendali
.
Bagi anda yang merasakan, di beberapa daerah tertentu semenjak tadi siang mengalami gangguan bermedia sosial. Ada yang bisa membuka FB tapi tidak keluar gambar, bisa kirim pesan teks di WA tapi tidak bisa kirim foto, hingga tidak bisa ber-medsos sama-sekali.
.
Ya, jaringan Internet sedang diamankan oleh pihak berwenang, dalam hal ini pemerintah.
.
Penyebaran berita hoaks, baik itu yang bersifat misinformasi maupun disinformasi memang beredar sangat massif pada hari-hari ini.
.
Tampaknya, ada pihak tertentu yang menjadi prosumer (producer + consumer) terhadap hoaks tersebut. Ia mendapatkan informasi yang palsu, lalu informasi tersebut dipercayai dan direproduksi dengan tambahan bumbu-bumbu kepalsuan yang lebih hebat dari sebelumnya.
.
Alhasil, bak bola salju, berita palsu tersebut terus menggelinding di pelbagai medsos, serta mendestruksi akal sehat. Siapapun bisa menjadi korban, apapun tingkat akademik, profesi dan latarbelakangnya.
.
Dan, siapapun yang terlibat dalam persebaran hoaks tersebut akan turut bertanggungjawab atas dosa jariyah yang muncul karenanya. Kalau bukan di dunia, akhirat tempat ia menerima dakwaan atas perilakunya.
.
Untuk sementara, wajar jika pihak berwenang melakukan pembatasan. Ibarat anak kecil yang ketahuan memainkan game berbahaya, untuk sementara orang tua akan menyita hapenya. Baiknya, tunggu sampai keadaan normal kembali. Tak usah berusaha memodifikasi jaringan, karena modifikasi jaringan lebih banyak mengandung sisi madlarat daripada manfaat. Semoga dalam beberapa saat ke depan keadaan kembali normal.