Mendidik Para Pendidik


Mendidik Para Pendidik : Ta’lim al-Mu’allim.

.

“Dasar bocah. Pulang sekolah, nongkrong di gardu, maen _game online_ sampai sore. Yakin deh, permainan di hape ini bener2 membahayakan generasi kita”. Kata seorang teman, suatu ketika.

.

Ku minum seteguk kopi, kemudian lalu turut menyumbang komentar. “Bener kang, generasi muda khususnya pelajar yang terpapar permainan hape memang dalam kondisi bahaya. Tapi sejatinya, ada yang lebih bahaya dari itu” kataku.

.

“Iya ta mas? Apa?” Tanyanya.

.

“Generasi tua, khususnya pendidik yang terpapar media sosial” kataku.

.

___=+=___

.

Dua sisi fungsi medsos sudah tidak diragukan lagi. Terlalu banyak catatan yang telah mengulasnya. Adapun postingan kecil ini hanya menjadi remah-remah bagaikan sisa rengginang kering yang tersudut di ujung toples.

.

Sisi negatif medsos menjadi hal yang sangat berbahaya. Bertebarnya berita palsu (hoax), fitnah, adu domba, dan sebagainya.

.

Lebih berbahaya lagi jika yang terpapar adalah pendidik. Karena _sabdo guru, sabdo pandito ratu_, guru itu harus selalu _digugu lan ditiru_ (bukan _diguyu ditinggal turu_). Klaim dari sebuah nadzoman bahwa guru dan dokter tak boleh dibantah menjadikan dalam titik tertentu efek negatif medsos makin meluas.

.

إن الـمـعلم والطـبيب كـلاهـما # لا ينصحـان إذا هـما لم يكــرما

فاصبر لدائك إن جفوت طبيبه # واقنع بجهلك إن جفوت معلما

arti:

Sungguh, dokter dan guru # Tak akan memberi nasehat, bila tak di hormat.

Terimalah penyakitmu, bila kau acuh doktermu # dan terimalah bodohmu, bila kau tentang sang guru.

.

Semangat pendidik untuk ber- _tabligh_ yang kadang tidak diimbangi semangat ber _tarjih_ menjadikan sebagian info yang didapat langsung disebar begitu saja, tanpa melalui verifikasi. Alhasil, berita palsu, disinformasi maupun misinformasi beredar cukup luas. Di sisi penerima-pun tak pelak mempercayai (dan ikut menyebarkan) berita tersebut,lha wong yang nge-share gurunya, _jhe_.

.

Mencoba meluruskan informasi? Halah, cap _suul adab_, gak _ta’dhim_, hingga ancaman _kualat_ akan langsung melekat.

.

Dalam titik ini, agaknya perlu juga digalakkan “Ta’lim al-Mu’allim”, khususnya mendidik apa yang seharusnya dilakukan pendidik di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi. Jangan sampai hanya karena gejolak budaya (shock culture) menjadikan pendidik gagap dalam dunia informasi, lantas menginformasikan sesuatu yang salah paham, atau bisa jadi memang pahamnya yang salah.

.

Selamat Hari Pendidikan Nasional,

2 Mei 2019.

 

#hardiknas #haripendidikannasional #pendidik #banggajadipendidik #guruteladan