JElang Hari Keluarga Nasional, Jangan Lupakan Ini


“Mengadili, mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian,” ujar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan di ruang sidang MK. Bukan, ini bukan sedang ia bacakan untuk memutus sengketa hasil pilpres 2019. Kalimat di atas diucapkan hari kamis, 13 Desember 2018 silam saat memutus gugatan uji materi Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, terkait batas usia perkawinan.
.
Imbas dari putusan tersebut, MK memberikan tenggat waktu paling lama tiga tahun bagi DPR untuk mengubah ketentuan batas usia dalam UU Perkawinan. “Meminta pembuat UU paling lama tiga tahun untuk melakukan perubahan tentang perkawinan, khususnya berkenaan dengan batas usia minimal perempuan dalam perkawinan,” masih kata Ketua MK.
.
Kini, setengah tahun sudah putusan tersebut diucapkan. Rasanya perlu untuk lagi-lagi kita merefleksikan betapa penting memberi batasan usia perkawinan yang sesuai agar perkawinan tidak mudah kandas saat layar baru saja mulai terkembang. Tak salah jika kemudian pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2019 ini, isu perkawinan anak menjadi salah satu isu yang diangkat oleh panitia.
.
Sambil lalu, ingat lagu syahdu yang semalam didendangkan penyanyi saat live di salah satu radio swasta.
.
Bahagia barulah sebatas pintu, belum seujung kukumu, kau sudah mulai menyakiti aku.
Tak kusangka kau sampai begitu tega, kau sudah tak punya rasa, meninggalkanku saat hamil tua.
(Seujung Kuku – Elvy Sukaesih)
.
#keluarga #perkawinan #perkawinananak #pernikahandini #harganas #harganas2019 #keluarga #harikeluarganasional #usianikah #kematangan

Gandhung Fajar Panjalu

Gandhung Fajar Panjalu