Gandhung Fajar Panjalu


Gandhung Fajar Panjalu

About Gandhung Fajar Panjalu

Follow IG & Twitter @gfpanjalu | Pembelajar Malam, Penyuka Hujan. | Islamic Family Law, Maqashid Sharia, Tarjih Muhammadiyah.


Pada tahun 1901, Kartini mengirim surat kepada Ny.Abendanon (yang dibukukan berjudul Letters from Kartini;1992). Berisi rasa simpati terhadap pernikahan seorang bupati dengan gadis berusia 13 tahun bernama Mini. Tahun 1904, Dewi Sartika menyatakan perang terhadap pernikahan anak, dengan cara meningkatkan pendidikan masyarakat dan mendirikan Sakola Kautamaan Istri. Tahun 1914, istri Nyai […]

Sejarah Batas Minimum Usia Pernikahan di Indonesia


Mengakhiri masa bhakti kepengurusan Forkugama (Forum Komunikasi Generasi Muda Umat Beragama) Jawa Timur periode 2016-2019, sekaligus berkoordinasi menyiapkan struktur dan program untuk periode mendatang..Berlangsung di Islamic Centre Surabaya, hari ini saya memandu diskusi ringan bersama kawan-kawan utusan dari berbagai majelis agama. Bukan hanya persoalan internal organisasi, juga membahas berbagai hal […]

Diskusi RIngan, Lintas Iman



Perjalanan panjang telah ditempuh negara Indonesia untuk menetapkan usia nikah melalui UU 1/74. Beratnya perjuangan juga dilakukan hingga berujung lahirnya UU 16/19, yang menetapkan batas minimal usia perkawinan, yakni 19 tahun baik pada laki-laki maupun perempuan..Sayangnya, beberapa pihak menganggap penetapan usia tersebut tidak berkesesuaian dengan fiqh munakahat dalam Islam. Itu […]

Perjalanan Panjang Penetapan BAtas Usia Nikah



Hari-hari ini, jagad medsos agak riuh dengan pembahasan gerakan putus berjamaah yang diinisiasi “Indonesia Tanpa Pacaran (ITP)”. Acara putus massal tersebut akan dilaksanakan malam tahun baru besuk, di salah satu rumah makan di Kendari. Saya jadi ingat, satu atau dua tahun silam, saya pernah bersua dengan beliau, La Ode Munafar […]

Tanpa Pacaran?



لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ -Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya- (QS Yasin 40)..Ibarat sebuah lingkaran 360 derajat, matahari punya waktu 365 hari untuk menghabiskannya. Artinya, setiap […]

Mengejar Matahari


Bukan hanya sekali Raja Kaushika bertapa. Anak Raja Gadhi tersebut berulangkali melakukan ritual peningkatan kualitas dan kapabilitas diri. Dalam pertapaan sebelumnya, ia dianugerahi tongkat Brahmadanda sebagai senjata..Namun demikian, ternyata tongkat itu tak mampu menuntaskan keinginannya karena gagal mengalahkan resi Wasesa yang telah menyelesaikan pertapaan lebih dulu dari dirinya. Akhirnya, Kaushika […]

Ujian dalam Pertapaan


.Kemarin (23/10), berkesempatan mengawal agenda Yudisium Semester Genap Fai Umsurabaya khususnya prodi Hukum Keluarga Islam UMSurabaya. Dalam agenda tersebut, saya berkeyakinan bahwa para peserta yudisium layak untuk menjadi petinggi pada suatu saat nanti..Saya berkesempatan berfoto bersama mereka, para calon petinggi tersebut. Tampak di foto, jelas bahwa mereka semua lebih tinggi dari saya, hehehe….Pelbagai […]

Bersama Para (calon) Petinggi




Menjadi santri bukanlah urusan administratif dan formalitas lembaga pendidikan..Menjadi santri bukan urusan kurikulum, sks dan status akademik tertentu..Menjadi santri bukan membatasi diri dari kemajuan dunia dan kecanggihan teknologinya..Menjadi santri bukan pula terbatasi dengan model pakaian, kepolosan, serta gaya hidup..Menjadi santri adalah bentuk proses panjang dalam kehidupan. Keikhlasan, rendah hati, sederhana, […]

Santri Itu Keren!


Sementara, dinding ruang tengah dijadikan sebagai sentra galeri lukisan thole saya. Ia sedang pada masa hobi mendayagunakan otak kanan. Lukisan burung tak bermata, kalkun, pisau ber-rambut, bintanglima, dan lain-lain dipajang bak sedang masa pameran..Dalam ilmu otak (neurosains), otak seseorang secara fisik terdiri dari otak kiri dan kanan. Otak kiri memiliki […]

Anak Gue, Laki Banget