ahli waris


>Musyarakah atau musyarikah artinya “yang diserikatkan”. Yaitu ahli waris yang dalam perhitungan mawarist semestinya memperoleh warisan, tetapi tidak memperolehnya, maka disyarikatkan kepada ahli waris lain yang memperoleh bagian. Musyarakah secara bahasa diambil dari bahasa arab yang berarti mencampur. Dalam hal ini mencampur satu modal dengan modal yang lain sehingga tidak […]

>Makalah Musyarakah


1
>Akdariyah artinya “mengeruhkan” atau “menyusahkan”. Yaitu kakek menyusahkan saudara perempuan dalam pembagian warisan. Masalah ini terjadi ketika ada orang yang meninggal dengan meninggalkan ahli waris yang terdiri dari : suami, ibu, saudara perempuan kandung / sebapak dan kakek. Dinamakan Akdariyah karena menurut suatu pendapat yang mengajukan persoalan ini bernama Akdar. […]

>Makalah Akdariyah


24
>BAB I Pendahuluan I.A. Latar BelakangAnak tiri, atau biasa disebut Anak Kualon (Bhs. Jawa) Adalah anak yang dibawa oleh suami/istri sebagai hasil dari perkawinan yang telah ia laksanakan sebelumnya. Dalam kehidupan sehari-hari, biasanya perbedaan antara anak kandung dengan anak tiri tidak terlalu dipermasalahkan, karena anak tiri seringkali sudah dianggap seperti […]

>Harta Warisan Bagi Anak Tiri



30
>BAB IPENDAHULUHANLATAR BELAKANGHukum waris merupakan salah satu bagian dari hukum perdata secara keseluruhan dan merupakan bagian terkecil dari hukum kekeluargaan. Hukum waris sangat erat kaitannya dengan ruang lingkupa kehidupan manusia, sebab setiap manusia pasti akan mengalami peristiwa hukum yang dinamakan kematian. Akibat hukum yang dilanjutnya timbul dengan terjadinya peristiwa hukum […]

>Hukum Kewarisan Adat