ke


6
GRAND DESIGN PEMEKARAN PROVINSI DI INDONESIA PULAU SUMATERA (terbagi menjadi 18 Provinsi): 1. Provinsi Aceh, ibukota Banda Aceh  2. Provinsi Sumatera Utara, ibukota Medan 3. Provinsi Tapanuli, ibukota Sibolga (akan dimekarkan dari Sumatera Utara) 4. Provinsi Sumatera Timur, ibukota Tanjungbalai (akan dimekarkan dari Sumatera Utara)  5. Provinsi Sumatera Barat, ibukota […]

Berita WA : Grand Desain Pemekaran Propinsi di Indonesia


30
Pepatah lama mengatakan bahwa "Mata adalah jendela jiwa" mungkin terlalu klise alias lebay, tapi hal tersebut itu sejatinya adalah benar. Mata secara otomatis diatur oleh otak dan memberikan banyak petunjuk ke dalam pikiran seseorang. Lhat pupil seseorang. Ketika seseorang melihat orang yang mereka tertarik dalam beberapa hal, pupil mereka akan […]

Mengatahui Kejujuran Seseorang Melalui Mata


2
عَطِّرِ اللّهُمَّ قَبْرَهُ الْكَرِيْم، بِعَرْفٍ شَذِيٍّ مِنْ صَلاَةٍ وَ تَسْلِيْم اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَلَمَّا بَلَغَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ سِنِيْنَ خَرَجَتْ بِهِ أُمُّهُ إِلَى الْمَدِيْنَةِ النَّبَوِيَّةْ C ثُمَّ عَادَتْ فَوَافَتْهَا بِاْلأَبْوَاءِ أَوْ بِشِعْبِ الْحَجُوْنِ الْوَفاَةْ C وَحَمَلَتْهُ حَاضِنَتُهُ أُمُّ أَيْمَنَ الْحَبَشِيَّةْ C اَلَّتِيْ زَوَّجَهَا بَعْدُ مِنْ زَيْدِ […]

Maulidul Barzanji (4)



17
Menarik, Unik dan Menggelitik. Sebuah catatan di Facebook tentang sekelompok massa yang berbuat anarkis dengan hanya bermodal pentungan dibaca kepribadiannya melalui cara menyantap nasi bungkus dan cabe. Penasaran? Simak penjelasannya berikut : —————– KONSERVATIF : suap Nasi Bungkus dulu, baru gigit cabe. PROGRESIF : gigit cabe dulu, baru suap Nasi […]

Kepribadian ; Antara Nasi Bungkus Dan Cabe


32
Hadits Puasa Ramadhan ke-57 Dari Abu Said Al-Khudry Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak ada perjalanan kecuali ke tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjidku ini, dan Masjidil Aqsho.” Muttafaq Alaihi. (Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar al’Asqolani)

Hadits Seputar Puasa 57


240
Hadits Puasa Ramadhan ke-56 Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa dia bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku tahu suatu malam dari lailatul qadr, apa yang harus aku baca pada malam tersebut? Beliau bersabda: “bacalah (artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku).” Riwayat Imam Lima selain […]

Hadits Seputar Puasa 56



35
Hadits Puasa Ramadhan ke-55 Dari Muawiyah Ibnu Abu Sufyan Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda tentang lailatul qadar: “Malam dua puluh tujuh.” Riwayat Abu Dawud dan menurut pendapat yang kuat ia adalah mauquf. ada 40 pendapat yang berselisih tentang penetapannya yang saya paparkan dalam kitab Fathul Bari. […]

Hadits Seputar Puasa 55


31
Hadits Puasa Ramadhan ke-54 Dari Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu bahwa beberapa shahabat Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam melihat lailatul qadr dalam mimpi tujuh malam terakhir, maka barangsiapa mencarinya hendaknya ia mencari pada tujuh malam terakhir.” Muttafaq Alaihi. (Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar al’Asqolani)

Hadits Seputar Puasa 54


20
Hadits Puasa Ramadhan ke-53 Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak ada kewajiban puasa bagi orang yang i’tikaf, kecuali ia mewajibkan atas dirinya sendiri.” Riwayat Daruquthni dan Hakim. Hadits Puasa mauquf menurut pendapat yang kuat. (Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam oleh Al-Hafidz Ibnu […]

Hadits Seputar Puasa 53



10
Hadits Puasa Ramadhan ke-51 ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah memasukkan kepalany ke dalam rumah — beliau di dalam masjid–, lalu aku menyisir rambutnya dan jika beri’tikaf beliau tidak masuk ke rumah, kecuali untuk suatu keperluan. Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Bukhari. (Kitab Bulughul Maram min […]

Hadits Seputar Puasa 51


23
Hadits Puasa Ramadhan ke-48 ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bila memasuki sepuluh hari — yakni sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan– mengencangkan kain sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya. Muttafaq Alaihi. (Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar al’Asqolani)

Hadits Seputar Puasa 48


19
Hadits Puasa Ramadhan ke-47 Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa melakukan ibadah Ramadhan karena iman dan mengharap ridlo’Nya, maka diampunilah dosa-dosanya yang telah lewat.” Muttafaq Alaihi. (Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar al’Asqolani)

Hadits Seputar Puasa 47